Kamis, 04 April 2013

Cara-cara belajar yang asyik :
1. cari tempat yang nyaman.
 nahh tempat ini cukup bisa membantu kita dalam belajar karena jika tempatnya nyaman kita belajarnya juga asyik dan kemungkinan bakal masuk.
2. jika suka musik bisa belajar sambil mendengarkan musik.
nahh ini juga nih bisa membantun kalian dalam belajar. tapii ingat kalau bisa hindari lagu-lagu yang bisa membuatmu GALAU ! karena nanti kalau kamu mendengarkan lagu galau terus malah kebawa galau nanti mah gak jadi belajar dan nanti malah nangis :D
3. cari teman yang asyik buat belajar dan membuatmu lebih semangat untuk belajar.
ini sih tinggal tergantung orangnya kalau memang mau belajar cari orang yang pinter karena bisa berbagi ilmu. bisa juga belajar dengan someone special karena itu bisa membawamu ke suasana yang bahagia dan lebih semangat.
4. jangan terlalu lama belajar tapi sering.
belajar itu sedikit-sedikit seperti kata pepatah "sedikit-sedikit menjadi bukit" karena otak kita perlu istirahat.
5. kalau bisa jangan pikirin cinta
boleh sihh mikirin cinta tapi ada kadarnya dong gak berlebihan kayak gituu tuuhh *bayangin sendiri ye* kalau mikirin cintatuh yang  bisa bikin kamu semangat! ganbate ! dalam hal yang positif.

Semoga artikel ini bemanfaat ye. Thanks (ayu puspita)



nyesek


NYESEK
by AY
                Gadis sederhana bernama Ayta. Gadis remaja yang setiap harinya ceria. Sekarang dia kelas 7 smp. Ya dia masih Ayta yang dulu. Tanpa sadar Ayta merasakan sesuatu yang aneh saat bertemu dengan teman sekelasnya panggil saja Dano. “ciee Ayta, lu suka ya sama Dano” goda Nini, “hah? kagak lah.” jawab Ayta dengan ketus. “yang bener? ” goda Nini lagi. “tak deh ni” Ayta meninggalkan Nini. “kenapa semua temen gue bilang kalau gue suka sama Dano? apa buktinya?” batin Ayta. Akhir-akhir ini Ayta sering mengalami kejadIan-kejadIan bersama Dano dan Ayta mulai berpikir “apa gue , emang beneran suka ya sama Dano?”. 1 tahun kemudIan akhirnya Ayta kelas 8 dan perasaan Ayta ke Dano masih sama entah apa yang membuat Ayta begitu setia kepada Dano walau Dano sepertinya tidak memiliki rasa yang sama padanya. Pada tahun itu pada tanggal yang cantik Dano jadIan dengan kakak kelasnya namanya Iru. awalnya Ayta sungguh sakit hati karena kejadIan itu. Tetapi akhirnya Ayta mulai terbiasa ya walau dia masih sakit hati jika melihat Dano dan Iru bersama. “Kapan mereka putus? ha? Kapan?” kata-kata itulah yang selalu muncul otak Ayta setiap melihat kemesraaan Dano dan Iru.
                Waktu terus berjalan akhirnya Ayta kelas 9 smp, Ayta mulai sadar kalau Dano tak akan pernah cinta padanya. “Ta, kok lu setia amat sih sama Dano. Jelas-jelas dia udah nyakitin lo” kata Vivii “Iya gue tau vi, tp kalau gue move on gu sama siapa?!” Kata Ayta. “Ya cari kek” kata Vivii. “iya cari dimana? di onshop? ” tanya Ayta. “Lu kira cinta itu barang apa? Ya gak tau. Tp lu tunggu aja cinta lu nanti juga datang” hibur Vivii. “Iya tp gue susah untuk move on  apalagi sekelas” kata Ayta. “Iya juga sih ta, lu bersikap biasa aja sama dia nanti lu juga perlahan-lahan juga bakal move on.” saran Vivii. “Thanks ya vi.” kata Ayta.
                Ayta sudah kelas 9 pasti dekat dengan UN makanya Ayta memutuskan untuk masuk ke bimbingan belajar. “Haduh ada temen sekelas gue gak ya?” batin Ayta saat memasuki ruangan. “Fyuhh untung ada Rere.” kata Ayta saat duduk disebelah Rere. Ada cowok dikelasnya lewat “ih tuh cowok siapa sih kok pakai celana tentara ?” batin Ayta. Berjalannya waktu tanpa sadar Ayta suka dengan cowok bercelana tentara yang bernama Ian. Di sekolah Ayta cerita sama temenya yang bernama Hime “Hime, gue udah bisa move on loh” kata Ayta sambil kegirangan. “wihh selamat ya” kata Hime.
                “Ta, Ayta” panggil Rere. “Apaan re?” jawab Ayta. “Kok gue akhir-akhir ini kepikiran Ian terus ya?” tanya Rere. “Ciiee. lu suka sama Ian?” goda Ayta dengan tawanya walau hatinya sakit. “Mungkin kali ya ta.” kata Rere. “Apa? kenapa gue langsung sakit hati saat gue udah bisa move on” batin Ayta. Setelah kejadIan yang menyakitan itu Rere selalu cerita tentang Ian dan tingkah Ian. Dari cerita itu Ayta sedikit bisa menyimpulkan Rere suka Ian dan Ian suka Rere. “TIDAAKK” jerit Ayta di dalam hatinya. “Gue harus bisa relaain Dano dan Ian untuk mereka yang mereka sayangi dan gue yakin itu pasti bukan gue” batin Ayta.
                Berjalannya waktu Ayta masih sakit hati jika Rere cerita tentang Ian. beberapa minggu kemudIan UN datang dan selesai dengan lancar. “Ta, Ayta” panggil Dano. “Apaan no?” sahut Ayta. “Kira-kira Iru mau gak ya balikan sama gue.” tanya Dano . “Tauk” jawab cuek oleh Ayta. “Kok gitu sih? kira-kira gimana ya caranya?” tanya Dano. “Lu kasih yang dia suka dan buat suasana romantis” jawab Ayta. “ohh oke-oke.” kata Dano.
                Beberapa hari kemudIan, Ayta mendengarkan kabar bahwa Dano balikan sama Iru dan Rere jadIan sama Ian. “Wihh yang balikan pj dong” kata Ayta. “Pj apaan coba?” tanya Dano. “Yee kan gue yang ngasih caranya” jawab Ayta dengan ketus. “Oke-oke nihh” Dano mengasih uang 10 ribu untuk ayat. “Thanks :D” kata Ayta. Ayta berjalan  menghampiri Rere. “ciee yang jadIan, pj dong :D” kata Ayta. “Oke-oke nihh gue kasih 20 ribu karena lo udah mau ndengerin cerita gue dan menjaga rahasia.” Kata Rere. “Wihh makasih re.” kata Rere. Ayta berjalan menuju Hime dan kawan-kawannya. “Ta, yang sabar ya. Nasib cinta lu nyesek abis.” Hibur Hime.”Iya nih, ah gak papa bakal ada yang lebih baik” kata Ayta dan tanpa sadar Ayta meneteskan air mata tetapi Ayta masih bisa tersenyum. “Jangan nangiss dong ta, gue ikutan sedih nih” kata Himee “Gak papa lah.” kata Ayta, Ayta berusaha tersenyum tetapi air matanya masih terus menetes. Hime dan kawan-kawannya menghibur dan memeluk Ayta. “ Makasih ya semuanya.” kata Ayta. “Mungkin waktu gue dewasa gue bisa menemukan yang terbaik buat gue J” hibur Ayta. “GANBATE ta.” kata Hime dan kawan-kawan secara serentak. “ganbate !” kata Ayta dengan semangat. ya walau Ayta tidak bisa mendapatkan cintanya Dano dan Ian tetapi Ayta belajar sesuatu cinta itu akan indah saat tiba waktunya J